"KOTA BANDUNG- PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengoperasikan beberapa kereta api untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api setelah sebelumnya diberhentikan menyusul pandemi Covid-19."

KOTA BANDUNG- PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengoperasikan beberapa kereta api untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api setelah sebelumnya diberhentikan menyusul pandemi Covid-19.

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea, kereta api yang akan melayani masyarakat mulai hari Jumat (03/07/2030) yaitu 2 KA Jarak jauh dan 6 KA Lokal masing-masing KA Turangga dan KA Lokal Siliwangi.

"Perjalanan KA Turangga hanya beroperasi setiap akhir pekan, sedangkan untuk KA Siliwangi berjalan setiap hari," kata Noxy, melalui rilis yang diterima www.Jabarprov.go.id, Kamis (02/07/2020).

1. KA Turangga relasi Bandung - Surabaya Gubeng.
Keberangkatan Stasiun Bandung pukul 18.05 WIB sampai Stasiun Surabaya Gubeng pukul 07.07 WIB, pada tanggal 3, 4, 5, 10, 11, 12, 17, 18, 19, 24, 25, 26, 30, 31 Juli 2020
2. KA Turangga relasi Bandung – Gambir.
Keberangkatan Stasiun Bandung pukul 06.05 WIB sampai Stasiun Gambir pukul 09.19 WIB, pada tanggal 4, 5, 6, 11, 12, 13, 18, 19, 20, 25, 26, 27, 31 Juli 2020 dan 1 Agustus 2020
3. KA Lokal Siliwangi relasi Sukabumi - Cianjur – Ciranjang.
Keberangkatan Stasiun Sukabumi pukul 05.45 WIB
4. KA Lokal Siliwangi relasi Ciranjang - Cianjur- Sukabumi 
Keberangkatan Stasiun Ciranjang pukul 08.20 WIB
5. KA Lokal Siliwangi relasi Sukabumi - Cianjur – Ciranjang
Keberangkatan Stasiun Sukabumi pukul 10.55 WIB
6. KA Lokal Siliwangi relasi Ciranjang - Cianjur – Sukabumi
Keberangkatan Stasiun Ciranjang pukul 13.40 WIB
7. KA Lokal Siliwangi relasi Sukabumi - Cianjur - Ciranjang keberangkatan Stasiun Sukabumi pukul 16.15 WIB
8. KA Lokal Siliwangi relasi Ciranjang - Cianjur – Sukabumi
 Keberangkatan Stasiun Ciranjang pukul 18.50 WIB

Sebelumnya, sejak Juni 2020 Daop 2 Bandung telah mengoperasikan KA Jarak Jauh yaitu KA Kahuripan dan  KA Serayu Pagi serta menambah 9 perjalanan KA Lokal. Sehingga mulai 3 Juli 2020, total perjalanan kereta api di Daop 2 menjadi 52 perjalanan yang terdiri dari 6 KA Jarak Jauh pp dan 46 KA Lokal.

Menurut Noxy, PT KAI Daop 2 akan terus melakukan evaluasi mengikuti perkembangan di lapangan dan jika terdapat perpanjangan waktu atau kembali beroperasinya KA dalam kondisi The New Normal, maka akan diinformasikan kembali secara resmi.

"Semua calon penumpang harus mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-29," ujarnya.

Untuk penumpang KA Lokal ada beberapa persyaratan tambahan sesuai dengan Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19, diantaranya:
1. Setiap penumpang diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam).
2. Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.
3. Wajib menggunakan masker.
4. Menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Sementara untuk penumpang KA Jarak Jauh persyaratannya sebagai berikut : 
1. Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari pada saat keberangkatan.
2. Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.
3. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.
4. Selain itu, khusus bagi calon penumpang yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta.
5. Penumpang dalam kondisi sehat tidak menderita flu, batuk dan demam.
6. Wajib mengenakan masker.
7. Suhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.
8. Menggunakan pakaian pelindung (jaket atau pakaian lengan panjang).

Noxy menyatakan, khusus untuk perjalanan KA Jarak Jauh penumpang diharuskan mengenakan Face Shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga zona 2 (dua) stasiun tujuan dan khusus untuk penumpang infant, diwajibkan membawa face shield sendiri saat menggunakan kereta api jarak jauh. 

"Apabila salah satu persyaratan tidak terpenuhi maka kami mohon maaf calon penumpang tidak akan diizinkan naik kereta dan bea tiket akan dikembalikan secara penuh," ungkapnya. 

Noxy menghimbau kepada penumpang KA Jarak Jauh untuk datang paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan karena pada saat boarding, ada tahapan verifikasi berkas oleh petugas dan kelengkapan penumpang lainnya sebelum diizinkan naik KA.

"Untuk pengaturan pshyical distancing, saat ini KAI hanya menjual tiket 70% tiket dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," pungkasnya. (Parno)