"BANDUNG–Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hadir dalam peringatan HUT PUPR ke-73 tahun di Gedung Sate, Senin (3/11). Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki menjadi inspektur upacara."

BANDUNG–Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hadir dalam peringatan HUT PUPR ke-73 tahun di Gedung Sate, Senin (3/11). Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki menjadi inspektur upacara.

Dalam sambutannya, menteri sedikit mengulas tentang sejarah pahlawan yang gugur saat mempertahankan gedung Departemen Pekerjaan Umum yang kini menjadi Gedung Sate. Sebanyak 21 orang pahlwan berjuang mempertahankan agar gedung tidak jatuh ketangan penjajah, dimana sebanyak 7 pejuang PU meninggal. Mereka mendapatkan bintang jasa sebagai Pahlawan Sapta Taruna.

Mengutip sikap kepahlawanan pekerja PU tersbeut, Menteri Basuki mengatakan harus tetap dimiliki oleh seluruh ASN di lingkunagn PUPR.

“Pembangunan infrastruktur kita prioritaskan untuk mengejar ketertinggalan dari bangsa lain. Dikerjakan dengan diam, kompak dan tanpa merusak lingkungan sesuai dengan tema peringatan hari ini, Membangun Infrastruktur Mempersatukan Bangsa,” ujarnya.

Menteri mengenakan baju adat Sunda warna hitam. Ia juga didampingi Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang mengenakan baju adat Sunda berwarna putih.

“Saya ajak semua untuk terus bekerjasama dan menjaga kekompakan, membangun merata hingga pelosok Indonesia, untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Usai mengikuti upacara, menteri dan jajaran ASN Pekerjaan Umum serta Wagub Jabar berfoto didepan Monumen PU yang terletak di halaman Gedung Sate. Jo