"BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta pusat memasukan proyek Waduk Cibeet, Bogor masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)."

BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta pusat memasukan proyek Waduk Cibeet, Bogor masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurut Sekda Jabar Iwa Karniwa, waduk Cibeet layak masuk PSN mengingat dukungan dari Pemprov Jabar dan Kabupaten Bogor guna mempercepat urusan pembebasan lahan dan administrasi sangat kuat. Belum lagi jika bicara skala manfaat waduk yang bisa mengendalikan 70% banjir di kawasan. 

“Ini salah satu proyek waduk paling siap, jadi layak masuk PSN,” tuturnya.

Iwa mengatakan progress pembangunan waduk yang akan menjadi pengendali banjir di Kawasan Industri Bekasi dan Karawang ini termasuk cepat prosesnya yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. 

“Perlu ada langkah untuk makin mempercepat, karena itu kita akan sarankan ini masuk PSN,” katanya saat dihubungi wartawan www.jabarprov.go.id, Selasa (22/5).

Saat ini berdasarkan BBWS Citarum, proyek ini tengah memasuki proses sertifikasi bendungan dan model tes fisik. Selain itu tengah diproses pula dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) dan Larap (Rencana Tindakan Pengadaan Tanah dan Permukiman). 

“Amdal itu di Dinas Lingkungan Hidup, kebetulan pejabatnya dipegang juga oleh Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, bisa cepat,” ujarnya.

Pihak BBWS menurutnya, sudah menuntaskan dokumen Details Engineering Design (DED) pada 2017 lalu. Iwa memprediksi jika kegiatan di tahun anggaran 2018 bisa tuntas sesuai jadwal dan usulan PSN masuk maka percepatan di tahap lelang bisa digelar. 

“Kalau ini selesi maka pelaksanaan fisik bisa dilakukan pada 2019,” paparnya.

Dengan kapasitas waduk sebesar 60 juta meter kubik, waduk tersebut bisa mengalirkan 5 meter kubik detik air baku. Untuk irigasi, sawah yang bisa diairi mencapai 1900 hektar, sementara banjir yang dikendalikan bisa mencapai 1200 meter kubik. “Waduk ini juga bisa didorong dibangun SPAM untuk memenuhi kepentingan air tak hanya kawasan industri tapi daerah lain,” katanya.

Pihak BBWS Citarum sendiri memastikan Dirjen PSDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan lelang infrastrukur Waduk Cibeet yang terletak di Cariu, Bogor bisa digelar awal 2019 mendatang.

Kepala BBWS Citarum Yudha Mediawan mengatakan pihaknya saat ini tengah memfokuskan pada penuntasan dokumen Larap yang akan menjadi dasar pembebasan lahan. Selain itu yang terpenting juga adalah proses sertifikasi dan model tes fisik. 

“Ini penting karena harus ada sertifikasi dari komisi keamanan bendungan,” ujarnya.

Terakhir penuntasan dokumen Amdal yang tengah diproses di Pemprov Jawa Barat. Yudha mengaku proses ini semuanya berjalan dan tidak mengalami hambatan maka target lelang infrastruktur pada 2019 bisa tercapai. 

“Semua ini prosesnya berjalan, kalau lancar semua 2019 sudah bisa lelang fisik,” paparnya.

Yudha mengaku ada perubahan skala tampung waduk yang kini kapasitasnya makin besar hingga 60 juta meter kubik. Dengan kapasitas 5 meter kubik per detik, waduk ini bisa melayani PDAM di kawasan Bekasi-Karawang selain mengalir ke kawasan industri.