"BANDUNG- Sebanyak 13 perusahaan di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Bandung terbukti melakukan pelanggaran lingkungan dengan membuang limbah cair ke aliran Sungai Citarum."

BANDUNG- Sebanyak 13 perusahaan di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Bandung terbukti melakukan pelanggaran lingkungan dengan membuang limbah cair ke aliran Sungai Citarum.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Anang Sudarna mengatakan belasan perusahaan tersebut terindikasi melakukan pencemaran lingkungan didasari hasil sidak dan uji laboraorium yang dilakukan DLH terhadap 39 perusahaan di Bandung Raya. 

"Ada 13 perusahaan yang membuang limbah bahkan melebihi batas ambang baku mutu air," kata Anang kepada wartawan di Bandung, Senin (12/2/2018).

Dia menyebutkan 39 perusahaan tersebut terdiri dari 22 perusahaan di Kabupaten Bandung, 4 perusahaan di Kota Bandung, 5 perusahaan di Kota Cimahi, dan 8 perusahaan di Kabupaten Bandung Barat.

Sedangkan hasil laboratorium 13 perusahaan yang terindikasi melakukan pencemaran ini nantinya akan diserahkan ke Pemda masing-masing untuk diberikan sanksi. Namun, empat di antaranya akan diberikan sanksi pidana.

"Hampir semua secara visual melanggar tapi kita tetap harus melakukan uji laboratorium. Sekarang baru 13 perusahaan, sisanya menyusul dalam waktu dekat, empat perusahaan akan langsung dilaporkan ke Polda Jabar untuk sanksi pidana karena sudah pernah terkena sanksi administrasi. Sedangkan sisanya kami serahkan ke Pemda masing-masing," tegas Anang.

Pelanggaran terhadap belasan perusahaan yang berasal dari Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini telah keluar hasil laboratoriumnya dengan menggunakan dua bahkan tiga variabel perimeter. Secara jelas perusahaan tersebut seperti tidak percaya bahwa Pemerintah akan menindak tegas. 

"Kemanapun perusahaan ini lari, tentu akan kami kejar. Diluar masalah ini terjadi PHK karyawan, maka itu adalah risiko revolusi mental," pungkasnya.