"Pada tahun ini Seminar Nasional Teknik Sumber Daya Air dilaksanakan di Pusat Litbang Sumber Daya Air dengan tema Solusi Inovatif dan Kemitraan dalam Pengelolaan Sumber Daya Air. "

 

Infrastruktur, kesiapan teknologi dan inovasi merupakan pilar utama dalam penilaian tingkat daya saing negara-negara di dunia termasuk Indonesia yang dilakukan oleh organisasi World Economic Forum. Salah satu cara untuk meningkatkan ketiga pilar tersebut adalah dengan menyatukan visi dari peneliti, perekayasa, akademisi, praktisi dan pelaksana untuk membuat inovasi yang menghasilkan teknologi yang mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Berdasarkan tujuan tersebut maka 12 instansi yang berlokasi di Bandung terdiri atas Pusat Litbang Sumber Daya Air, Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Cabang Jawa Barat, Jurusan Teknik Sipil – Universitas Jenderal Ahmad Yani (UNJANI), Program Studi Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air - Institut Teknologi Bandung (ITB), Departemen Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung (Polban), Jurusan Teknik Sipil - Universitas Langlangbuana (Unla), Program Studi Teknik Sipil - Universitas Kristen Maranatha (UK Maranatha), Program Studi Teknik Sipil - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Jurusan Teknik Sipil - Institut Teknologi Nasional (Itenas), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung melakukan kerjasama untuk menyediakan sarana berbagi pengetahuan dalam bentuk Seminar Nasional Teknik Sumber Daya Air.

Pada tahun ini Seminar Nasional Teknik Sumber Daya Air dilaksanakan di Pusat Litbang Sumber Daya Air dengan tema Solusi Inovatif dan Kemitraan dalam Pengelolaan Sumber Daya Air. Pemilihan tema tersebut diharapkan menghasilkan inovasi dan teknologi yang mendukung pembangunan infrastruktur yang menunjang sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat. Selaras dengan tema tersebut pada seminar ini terdapat 2 pembicara utama yaitu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dr. Ir. Danis H. Sumadilaga, M. Eng. Sc. dan Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph. D. dari ITB.

Seminar ini diawali sehari sebelumnya Jumat, 10 November 2017, dengan pelaksanaan Pelatihan Pemodelan FEWS (Flood Early Warning System) yang diikuti oleh 80 orang peserta dengan pengajar dari Deltares – Belanda dan Pusat Litbang Sumber Daya Air. Berdasarkan laporan Ketua Panitia I, Dery Indrawan, S.T., M.T., Seminar Nasional Teknik Sumber Daya Air menyajikan 31 makalah dan dihadiri oleh 280 peserta dan dibuka secara langsung oleh Plt. Kepala Pusat Litbang Sumber Daya Air, Ir. Deded P. Sjamsudin, M. Eng. Sc.

Seminar ini secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan diharapkan dapat menjadi media kemitraan dalam penciptaan inovasi dan teknologi bidang sumber daya air yang dapat secara efektif meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.