"Lomba DI Teladan, Petugas OP, Sungai dan Bendungan Teladan dilaksanakan di Semarang pada tanggal 17-21 Juli."

Seiring pembangunan infrastruktur sumber daya air yang terus digenjot untuk mencapai target Nawacita, kegiatan operasi dan pemeliharaan pun menjadi fokus Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar manfaat infrastruktur sumber daya air bisa terus dinikmati oleh masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Ditjen SDA agar kinerja dan koordinasi dalam hal operasi & pemeliharaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan masyarakat terus meningkat, yaitu melalui pemberian apresiasi kepada insan yang memiliki kinerja terbaik.

 

Melalui Direktorat Bina Operasi & Pemeliharaan, upaya tersebut dikemas menjadi Lomba O&P Tingkat Nasional. Ada beberapa kategori yang diperlombakan, diantaranya Daerah Irigasi (Permukaan) Teladan, Petugas O&P Irigasi Permukaan dan Irigasi Rawa Teladan, Komunitas Peduli Sungai, Unit Pengelola Bendungan dan Petugas O&P Bendungan Teladan. Acara yang diselenggarakan di Semarang selama 5 hari, terhitung tanggal 17-21 Juli ini merupakan ajang bertukar wawasan dan pengalaman untuk para peserta perwakilan daerah masing-masing. Disini para peserta siap unjuk gigi di hadapan para juri agar terpilih menjadi Juara dan mendapat gelar “percontohan nasional”.

 

Suparji selaku Kasubdit O&P Irigasi Rawa yang menjadi Ketua Panitia dalam penyelenggaraan Lomba O&P Tingkat Nasional Tahun 2017 menuturkan lomba ini bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap insan pengelola sumber daya air dalam melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan, mendorong peningkatan pelayanan, meningkatkan pemahaman, perhatian dan komitmen pimpinan terhadap pelaksanaan operasi dan pemeliharaan. Ada 185 peserta dari seluruh wilayah Indonesia yang mengikuti lomba, diantaranya 15 peserta untuk lomba O&P Daerah Irigasi (Permukaan) Teladan; 67 peserta untuk lomba petugas O&P Irigasi Permukaan dan Irigasi Rawa Teladan, 36 peserta untuk lomba Komunitas Peduli Sungai, 12 peserta untuk Lomba Pengelola Bendungan Teladan, dan 55 peserta untuk Lomba Petugas O&P Bendungan.

 

“Rangkaian acara lomba O&P ini mempertemukan insan pengelola sumber daya air dari Sabang sampai Merauke agar dapat saling bertukar wawasan, pengetahuan, kemampuan dan pengalaman dalam mengoperasikan dan memelihara infrastruktur sumber daya air,” terang Direktur Bina Operasi & Pemeliharaan Agung Djuhartono dalam sambutannya yang mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air. Lebih lanjut Agung menjelaskan, penyelenggaraan lomba ini tidak hanya sekedar untuk mengejar juara, tetapi lebih sebagai upaya dalam mendorong Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Kabupaten/Kota serta masyarakat dalam peningkatan kinerja operasi dan pemeliharaan sumber daya air secara efektif dan efisien, sekaligus memberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan kepada peserta yang mempunyai kinerja terbaik.

 

Lomba O&P Daerah Irigasi Teladan tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua, sedangkan kategori Petugas O&P Jaringan Irigasi dan Rawa Teladan sudah memasuki tahun ke-10 sejak 2008. Dan untuk kategori Komunitas Peduli Sungai, Unit Pengelola Bendungan dan Petugas O&P Bendungan Teladan sudah memasuki tahun ke-3 sejak 2015. Acara ini dibuka resmi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Jawa Tengah terus berbenah agar manfaat sarana dan prasarana sumber daya air bisa terus dirasakan oleh masyarakat, mulai dari resolusi sungai, pola koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta program edukasi yang terus digalakkan ke komunitas-komunitas peduli air. Semoga dengan adanya kegiatan lomba ini, semakin banyak insan yang peduli dan bekerjasama dengan pemerintah untuk memelihara ketersediaan sumber daya air di Indonesia,” pungkasnya. (dro KompuSDA)